TrivapostPanduan
Trivapost Business Email

Email perusahaan yang Anda kelola sendiri

Panduan ini untuk administrator domain: dari login pertama, memasang DNS, membuat kotak surat, memindahkan email lama, sampai mengirim kode OTP dari aplikasi.

  • Server: mx1.trivapost.com
  • IMAP 993 · SMTP 465 / 587
  • Contoh domain di panduan ini: perusahaan.co.id

01Mulai cepat

Setelah domain Anda didaftarkan, Trivapost mengirim ringkasan onboarding berisi: nama pengguna domain admin, kata sandi awal (hanya dikirim sekali), paket (jumlah kotak surat, kuota, batas kirim), dan daftar record DNS.

  1. Masuk ke panel domain. Buka mx1.trivapost.com/domainadmin/, lalu masuk dengan nama pengguna tp-… dan kata sandi awal.
  2. Ganti kata sandi. Di halaman utama panel, buka bagian Change password. Pakai minimal 14 karakter dan simpan di pengelola kata sandi perusahaan.
  3. Aktifkan verifikasi dua langkah (2FA). Di halaman yang sama, pilih Two-factor authenticationTime-based OTP, pindai kode QR dengan Google Authenticator, Authy, atau 1Password, lalu masukkan kode 6 digit.
  4. Pasang record DNS di penyedia DNS domain Anda (lihat bagian 2).
  5. Buat kotak surat untuk karyawan dan satu alamat no-reply@ untuk OTP (lihat bagian 3).
  6. Pindahkan email lama bila ada, lalu arahkan MX ke Trivapost (lihat bagian 4).

Tiga alamat yang perlu diingat

UntukAlamatDipakai oleh
Panel domainmx1.trivapost.com/domainadmin/Administrator domain (tim IT)
Pengaturan akunmx1.trivapost.comSetiap pemilik kotak surat: kata sandi aplikasi, filter spam, sync job pribadi
Webmailwebmail.trivapost.com/SOGo/Semua karyawan: baca & kirim email, kalender, kontak

Apa yang bisa dan tidak bisa diubah dari panel

Bisa Anda atur sendiriDiatur oleh Trivapost (hubungi bantuan)
Membuat, mengubah, menonaktifkan, dan menghapus kotak surat · alias · sync job (migrasi) · karantina spam · kebijakan & filter spam · kata sandi aplikasi · akses protokol per kotak surat · BCC map (arsip) · deskripsi domain · akses webmail Batas kirim per jam · jumlah kotak surat & kuota total paket · alias domain · relay ke server lain · reset 2FA domain admin

02Hubungkan domain (DNS)

Tambahkan record di bawah pada penyedia DNS domain Anda (Cloudflare, registrar, atau server DNS internal). Nilai DKIM unik untuk domain Anda — salin persis dari ringkasan onboarding atau dari panel: E-MailConfigurationDomainsDNS.

TipeNama / hostNilaiKeterangan
MX@mx1.trivapost.com · prioritas 10Email masuk. Pasang paling akhir bila memindahkan email lama.
TXT@v=spf1 include:_spf.trivapost.com -allSPF: server yang boleh mengirim atas nama domain.
TXTdkim._domainkeyv=DKIM1;k=rsa;t=s;s=email;p=MIIB…Tanda tangan digital. Salin utuh dari panel.
TXT_dmarcv=DMARC1; p=none; rua=mailto:postmaster@perusahaan.co.id; fo=1Kebijakan jika SPF/DKIM gagal.
CNAMEautodiscovermx1.trivapost.comPengaturan otomatis Outlook.
CNAMEautoconfigmx1.trivapost.comPengaturan otomatis Thunderbird.
SRV_autodiscover._tcp0 1 443 mx1.trivapost.comOpsional, membantu aplikasi email menemukan server.
SRV_imaps._tcp0 1 993 mx1.trivapost.com
SRV_submissions._tcp0 1 465 mx1.trivapost.com
SRV_submission._tcp0 1 587 mx1.trivapost.com
Hanya boleh ada satu record SPF

Jika domain juga mengirim email lewat layanan lain (misalnya layanan tiket atau CRM), gabungkan dalam satu record: v=spf1 include:_spf.trivapost.com include:layanan-lain.com -all. Dua record v=spf1 terpisah membuat SPF gagal.

Pengguna Cloudflare

Record CNAME autodiscover dan autoconfig harus berstatus DNS only (awan abu-abu), bukan Proxied.

Memeriksa record

Cara termudah: di panel buka E-MailConfigurationDomains, klik tombol DNS pada domain Anda. Record yang sudah benar ditandai hijau. Perubahan DNS biasanya terlihat dalam 5–60 menit.

Dari terminal:

Linux / macOS
dig +short MX perusahaan.co.id
dig +short TXT perusahaan.co.id
dig +short TXT dkim._domainkey.perusahaan.co.id
dig +short TXT _dmarc.perusahaan.co.id
Windows
nslookup -type=mx perusahaan.co.id 1.1.1.1
nslookup -type=txt dkim._domainkey.perusahaan.co.id 1.1.1.1

Menaikkan DMARC bertahap

  1. Minggu 1–4: p=none — hanya memantau. Laporan dikirim ke alamat rua; buat kotak surat atau alias postmaster@ agar laporan tidak ditolak.
  2. Setelah semua pengirim sah lolos SPF/DKIM: p=quarantine — email palsu masuk folder spam penerima.
  3. Tahap akhir: p=reject — email palsu atas nama domain Anda ditolak. Ini penting untuk mencegah phishing yang meniru perusahaan pembayaran.

03Kotak surat & alias

Membuat kotak surat

  1. Buka E-MailConfigurationMailboxes, klik Add mailbox.
  2. Isi Username (bagian sebelum @, misalnya budi), pilih domain, isi Full name.
  3. Atur Quota (maksimal sesuai paket, misalnya 10240 MiB = 10 GB).
  4. Buat kata sandi kuat, atau klik ikon pembuat kata sandi. Berikan ke karyawan lewat saluran aman, bukan lewat email yang sama.
  5. Klik Add. Kotak surat langsung aktif untuk webmail dan aplikasi email.

Jika jumlah kotak surat sudah mencapai batas paket, panel menolak penambahan. Hapus kotak surat yang tidak dipakai atau hubungi kami untuk menambah paket.

Tugas sehari-hari

KebutuhanCaranya
Reset kata sandi karyawanMailboxesEdit pada kotak surat, isi kata sandi baru.
Karyawan keluarNonaktifkan dulu (EditActive dimatikan) agar email lama tetap tersimpan. Teruskan email ke atasan dengan alias bila perlu. Hapus setelah data diamankan.
Alamat tambahan (info@, billing@)AliasesAdd alias: isi alamat alias dan tujuan (bisa lebih dari satu kotak surat, pisahkan dengan koma).
Meneruskan email ke luarBuat alias dengan tujuan alamat eksternal. Hati-hati: meneruskan spam ke Gmail dapat merusak reputasi.
Arsip salinan email (kepatuhan)BCCAdd BCC map: semua email masuk/keluar dari alamat tertentu disalin ke kotak arsip.
Melihat email yang ditahan filterQuarantine: lepaskan email yang sah atau hapus yang berbahaya.
Hindari catch-all

Alias @perusahaan.co.id (menangkap semua alamat) menarik banyak spam dan menghabiskan kuota. Buat alias spesifik saja.

04Pindah dari server lama

Contoh ini untuk server email lama berbasis CyberPanel, cPanel, Plesk, atau server IMAP lain. Email lama disalin dengan sync job tanpa menghapus apa pun di server lama.

  1. H-1: turunkan TTL. Ubah TTL record MX domain di DNS menjadi 300 detik (5 menit), agar perpindahan nanti cepat berlaku.
  2. Buat kotak surat di Trivapost dengan alamat yang sama persis seperti di server lama.
  3. Pasang SPF sementara yang mengizinkan kedua server selama transisi:
    TXT @ (sementara)
    v=spf1 include:_spf.trivapost.com ip4:IP_SERVER_LAMA ~all
    Tambahkan juga DKIM (dkim._domainkey), autodiscover, dan autoconfig. Selector DKIM Trivapost adalah dkim, jadi tidak bentrok dengan DKIM server lama (biasanya default).
  4. Buat sync job untuk tiap kotak surat: E-MailConfigurationSync jobsAdd sync job.
    KolomIsi
    UsernameKotak surat tujuan di Trivapost
    HostNama server lama, misalnya mail.perusahaan.co.id atau IP-nya
    Port / Encryption993 / SSL
    Username & password (sumber)Alamat email lengkap dan kata sandi di server lama
    Interval20 menit selama transisi
    Delete from source when completedJangan dicentang
    Exclude objectsBiarkan bawaan (folder spam/junk tidak ikut)
    Sinkronisasi pertama bisa memakan waktu beberapa jam untuk kotak surat besar. Periksa kemajuan lewat tombol Logs pada sync job.
  5. Hari H: ganti MX ke mx1.trivapost.com (prioritas 10) dan hapus MX lama. Email yang sempat masuk ke server lama tetap tersalin oleh sync job.
  6. Pasang email di perangkat karyawan dengan pengaturan baru (lihat bagian 5).
  7. H+3 sampai H+7: selesaikan. Pastikan email baru masuk ke Trivapost, matikan sync job, ubah SPF ke versi final v=spf1 include:_spf.trivapost.com -all, lalu nonaktifkan layanan email di server lama.
Sync job gagal terhubung?

Pastikan firewall server lama mengizinkan koneksi masuk port 993 dari 169.58.47.102, dan kata sandi sumber benar. Pesan kesalahan lengkap ada di Logs.

05Pasang di aplikasi email

Outlook dan Thunderbird biasanya menemukan pengaturan otomatis cukup dengan alamat email dan kata sandi (jika record autodiscover/autoconfig sudah terpasang). Untuk pengaturan manual:

ProtokolServerPortKeamanan
IMAP (masuk, disarankan)mx1.trivapost.com993SSL/TLS
POP3 (masuk)mx1.trivapost.com995SSL/TLS
SMTP (keluar)mx1.trivapost.com465SSL/TLS
SMTP (keluar, alternatif)mx1.trivapost.com587STARTTLS

Nama pengguna selalu alamat email lengkap (budi@perusahaan.co.id). Autentikasi: kata sandi biasa (normal password). SMTP wajib login.

Outlook (Windows / Mac)
  1. FileAdd account, masukkan alamat email.
  2. Jika diminta memilih jenis akun, pilih IMAP, lalu isi server dari tabel di atas.
  3. Masukkan kata sandi dan selesai.
iPhone / iPad / Mac Mail

Cara tercepat: masuk ke mx1.trivapost.com dengan akun email, lalu unduh Apple connection profile dari halaman akun dan buka di perangkat. Email, kalender, dan kontak langsung terpasang.

Cara manual: SettingsMailAccountsAdd AccountOtherAdd Mail Account, pilih IMAP, isi server dari tabel di atas untuk Incoming dan Outgoing.

Android (aplikasi Gmail)
  1. Tambahkan akunLainnya, masukkan alamat email.
  2. Pilih Pribadi (IMAP), masukkan kata sandi.
  3. Server masuk mx1.trivapost.com port 993 SSL/TLS; server keluar mx1.trivapost.com port 465 SSL/TLS.
Thunderbird

Account SettingsAccount ActionsAdd Mail Account, isi nama, email, dan kata sandi. Thunderbird mengambil pengaturan otomatis dari autoconfig.

Kalender & kontak (CalDAV / CardDAV)

Alamat server: https://mx1.trivapost.com/SOGo/dav/ dengan alamat email dan kata sandi. Di webmail, alamat lengkap tiap kalender ada di menu titik tiga kalender tersebut.

06Kirim OTP dari aplikasi

Untuk email otomatis (kode OTP login, ganti kata sandi, ganti PIN), gunakan satu kotak surat khusus, misalnya no-reply@perusahaan.co.id. Jangan memakai kotak surat karyawan.

Persiapan

  1. Buat kotak surat no-reply@ (bagian 3).
  2. Masuk ke mx1.trivapost.com sebagai no-reply@, buka App passwordsCreate app password. Beri nama sesuai aplikasi (misalnya api-production) dan centang hanya SMTP.
  3. Simpan kata sandi aplikasi di secret manager atau variabel lingkungan server — jangan di repositori kode.
  4. Buat kata sandi aplikasi terpisah untuk staging dan production, supaya salah satu bisa dicabut tanpa mengganggu yang lain.
PengaturanNilai
Hostmx1.trivapost.com
Port & enkripsi465 + SSL/TLS (disarankan) atau 587 + STARTTLS
Usernameno-reply@perusahaan.co.id
PasswordKata sandi aplikasi
FromHarus alamat kotak surat yang login (atau alias miliknya)

Contoh kode

.env
MAIL_MAILER=smtp
MAIL_HOST=mx1.trivapost.com
MAIL_PORT=465
MAIL_SCHEME=smtps          # Laravel 10 ke bawah: MAIL_ENCRYPTION=ssl
MAIL_USERNAME=no-reply@perusahaan.co.id
MAIL_PASSWORD=kata-sandi-aplikasi
MAIL_FROM_ADDRESS=no-reply@perusahaan.co.id
MAIL_FROM_NAME="Perusahaan"

Uji koneksi dari server aplikasi

Terminal
# 1. Port terbuka? (harus "succeeded" / "open")
nc -vz mx1.trivapost.com 465

# 2. Kirim email uji (paket swaks: apt install swaks)
swaks --server mx1.trivapost.com:465 --tls-on-connect \
  --auth LOGIN --auth-user no-reply@perusahaan.co.id --auth-password 'kata-sandi-aplikasi' \
  --from no-reply@perusahaan.co.id --to alamat-anda@gmail.com \
  --header "Subject: Uji Trivapost"

Praktik terbaik agar OTP masuk inbox

  • Isi singkat dan konsisten. Subjek sama setiap kali (Kode verifikasi Anda), kode di isi email. Tidak perlu gambar besar atau banyak tautan.
  • Kirim versi teks dan HTML sekaligus (seperti contoh di atas).
  • Jangan pakai pemendek tautan (bit.ly dan sejenisnya) — sangat sering dianggap phishing.
  • Batasi permintaan ulang di aplikasi, misalnya maksimal 1 kode per 60 detik dan 5 kode per jam per pengguna. Ini mencegah penyalahgunaan yang menghabiskan batas kirim.
  • Kirim lewat antrean (queue), bukan langsung di dalam request pengguna. Jika server menjawab kode 4xx, coba lagi 1, 5, lalu 15 menit kemudian. Jawaban 5xx berarti gagal permanen — jangan diulang.
  • Pakai ulang koneksi (pool) jika mengirim banyak email berurutan.
  • Periksa kotak no-reply@ seminggu sekali lewat webmail: alamat pengguna yang salah akan memantul (bounce) ke sini. Tandai alamat tersebut di aplikasi agar tidak dikirimi lagi.
  • Hanya email transaksional. Promo, newsletter, atau pengumuman massal tidak diizinkan dari Trivapost (lihat bagian 8).

07Keamanan

  • 2FA wajib untuk akun domain admin. Simpan kode cadangan di tempat aman; jika perangkat hilang, hubungi bantuan dari alamat PIC yang terdaftar.
  • Satu kata sandi aplikasi untuk satu perangkat atau aplikasi. Jika laptop hilang atau server bocor, cabut kata sandi aplikasi itu saja.
  • Batasi protokol yang tidak dipakai per kotak surat (MailboxesEditAllowed protocols). Contoh: matikan POP3 untuk semua akun jika tidak digunakan.
  • Waspadai email yang meminta login. Trivapost tidak pernah meminta kata sandi lewat email. Halaman login resmi hanya di mx1.trivapost.com dan webmail.trivapost.com.
  • Terapkan DMARC p=reject setelah masa pemantauan (bagian 2), agar domain Anda tidak bisa dipalsukan untuk menipu pelanggan.
  • Karantina: email yang dicurigai berbahaya ditahan. Lepaskan hanya jika Anda yakin pengirimnya sah.
  • Semua koneksi ke server (web, IMAP, SMTP) terenkripsi TLS. Kotak surat tersimpan di server Trivapost dan dicadangkan secara rutin dalam bentuk terenkripsi di lokasi terpisah.

08Batas & kebijakan

HalBatas
Ukuran satu email100 MB (termasuk lampiran; lampiran membesar ±33% saat dikirim, jadi total lampiran ±70 MB)
Jumlah kotak surat & kuotaSesuai paket di ringkasan onboarding
Batas kirimPer domain per jam, sesuai paket (tertera di ringkasan onboarding). Jika terlampaui, email ditunda sementara, bukan hilang.
AliasHingga 400 per domain
Lampiran berbahayaFile yang dapat dieksekusi atau berisi virus dapat ditolak atau dikarantina

Penggunaan yang diizinkan

  • Diizinkan: email kerja karyawan, email transaksional (OTP, reset kata sandi, notifikasi transaksi, tagihan).
  • Tidak diizinkan: email pemasaran massal, newsletter ke daftar besar, daftar alamat yang dibeli, spam, phishing, atau konten penipuan.
  • Pelanggaran atau lonjakan pengiriman yang tidak wajar dapat membuat pengiriman dibatasi sementara untuk melindungi reputasi server bagi semua pelanggan. Kami akan menghubungi PIC terdaftar.

Butuh batas kirim lebih tinggi, kotak surat tambahan, atau kuota lebih besar? Hubungi support@trivacloud.com.

09Mengatasi masalah

Email kami masuk folder spam penerima
  1. Di Gmail, buka email tersebut, pilih Show original. Pastikan SPF, DKIM, dan DMARC bertuliskan PASS.
  2. Jika ada yang FAIL, periksa record DNS di bagian 2 dengan tombol DNS di panel.
  3. Jika semuanya PASS: domain baru butuh waktu membangun reputasi. Minta beberapa penerima menandai Bukan spam, hindari tautan pendek, dan kirim isi yang konsisten.
Aplikasi: “Authentication failed” / 535
  • Username harus alamat email lengkap.
  • Gunakan kata sandi aplikasi yang mencentang protokol SMTP.
  • Pasangan port harus benar: 465 dengan SSL/TLS, 587 dengan STARTTLS.
  • Terlalu banyak percobaan gagal membuat IP diblokir sementara. Tunggu 30 menit, perbaiki kata sandi, lalu coba lagi.
Aplikasi: koneksi timeout

Beberapa penyedia cloud memblokir port email keluar. Uji dengan nc -vz mx1.trivapost.com 465 lalu 587. Jika keduanya gagal, buka aturan firewall keluar (egress) di server atau penyedia cloud Anda.

“Ratelimit” / kode 4xx saat mengirim

Batas kirim per jam untuk domain terlampaui. Email tidak hilang: aplikasi email dan antrean yang benar akan mencoba ulang. Periksa apakah ada lonjakan tidak wajar (misalnya bot yang meminta OTP berulang), lalu hubungi kami jika memang butuh batas lebih tinggi.

Email tidak masuk
  • Periksa MX dengan dig +short MX perusahaan.co.id — harus mx1.trivapost.com.
  • Periksa Quarantine di panel dan folder Junk di webmail.
  • Periksa kuota kotak surat. Kotak surat penuh menolak email baru (pengirim menerima pesan mailbox full).
  • Pastikan kotak surat dan domain berstatus aktif.
Sync job berhenti atau error

Buka Sync jobsLogs. Penyebab umum: kata sandi server lama sudah diganti, firewall server lama menolak koneksi dari 169.58.47.102, atau host/port salah (gunakan 993 + SSL).

10Bantuan

Kirim email ke support@trivacloud.com dari alamat PIC yang terdaftar. Agar cepat ditangani, sertakan:

  • Domain dan alamat email yang bermasalah
  • Waktu kejadian beserta zona waktu (misalnya 14:05 WIB)
  • Pesan kesalahan lengkap (salin teks, bukan hanya tangkapan layar)
  • Untuk masalah spam atau pengiriman: header lengkap email (Show original di Gmail)

Kami tidak akan pernah meminta kata sandi Anda. Jangan kirimkan kata sandi atau kode 2FA ke siapa pun.